Nama : Amoroso Katamsi Lahir : Pendidikan : Fakultas Kedokteran
UGM Profesi : Laksaman Pertama
TNI Dokter Aktor Teater
dan Film,, Kegiatan Lain : Direktur PPFN 1990, Sekretaris Dewan Juri Film Cerita pada FFI 1990 s/d 1992, Ketua Dewan Juri Sinetron Cerita pada FSI 1995, Anggota Dewan Pertimbangan Organisasi PPFI
1998 s/d 2001 Filmografi : Menanti Kelahiran
(1976), Cinta Abadi
(1976), Terminal Cinta, Duo Kribo, Balada Anak Tercinta, Yuyun, BuahTerlarang (1979), Gadis Penakluk
(1980), Serangan Fajar
(1981), Penghianatan G 30-s/PKI (1982), Nyanyian Setan, Calon Arang, Bila Saatnya
Tiba (1985), Pergaulan
(1994) |
Aktor Teater Amoroso Katamsi Karena aktif di atas panggung teater bersama kelompok Teater Kecil pimpinan (alm) Arifin C. Noer dan tampil
di layar putih sejak main di judul film Menanti Kelahiran tahun 1976,
Amoroso dikenal secara luas sebagai seorang aktor. Padahal, selain seorang
dokter, diapun anggota TNI-AL berpangkat Laksama Pertama sejak 1995. Memang tidak banyak filmnya, sebab dia pernah jadi
Kepala RS-AL, dan mulai 1990 diangkat sebagai direktur PPFN. Dua kali masuk nominasi FFI, sebagai aktor utama dalam
Serangan Fajar
1981 pada FFI 1982, dan sebagai aktor utama dalam Penghianatan
G-30S/PKI 1983 pada FFI 1984. Amoroso
justru amat akrab bagi awam
dalam peranan sebagai Pak Harto, waktu terjadinya G-30S/PKI tahun 1965 adalah Panglima Kostrad. Apalagi film itu diputar setiap tahun, setiap tanggal 30 September oleh TVRI dan dipancar luaskan oleh stasiun TV Swasta. Pak Harto dalam Penghianatan G-30S/PKI ini pernah
jadi Sekretaris Dewan Juri Film Cerita pada FFI 1990 s/d 1992, serta Ketua Dewan
Juri Sinetron Cerita pada FSI 1995. ikut main sinetrohn
Dalam Ageng 1997. (Berbagai Sumber) |