|
Aktris Teater
Sari Madjid
Dilahirkan dari keluarga Abdul Madjid, tokoh PNI dan PDI yang belakangan bergabung dengan PDI-P. Sejak usia 10
tahun Sari telah terjun ke dunia drama. Pada tahun 1978 ia menjadi anggota
Teater Koma yang dipimpin oleh N. Riantiarno
dan kakaknya, Ratna Madjid. Sari hampir tidak pernah absen
dari setiap pementasan Teater Koma. Salah satu peranannya yang paling
terkenal adalah sebagai Engtay dalam sandiwara Sampek Engtay. Sejak 1980,
Sari juga merangkap sebagai manajer panggung.
|

Sie
Jin Kwie Kena Fitnah,
Teater
Koma (2011)
|
Selain menangani Teater Koma, ia
juga mengelola berbagai pertunjukan lainnya baik yang bersifat nasional
maupun internasional. Antara lain untuk David Copperfield dan Lear, sebuah pertunjukan oleh Yayasan Jepang yang
melibatkan pekerja seni dari berbagai negara. Pada 1995, Sari
menangani perayaan peringatan emas kemerdekaan Indonesia di Lapangan Monas, Jakarta serta sejumlah pertunjukan di
berbagai negara.
Sejak 1992 ia mulai
tertarik dengan layang-layang. Kini Sari menjabat sebagai
sekretaris jenderal Pelangi atau
Perhimpunan Layang-layang Indonesia.
Dengan minatnya terhadap layang-layang dan jabatannya ini, Sari telah
beberapa kali menyelenggarakan Jakarta International Kite
Festival di Jakarta.
|
Menurut anggota Teater Koma ini,
ketertarikannya pada layang-layang adalah karena dunia layang-layang baginya
tidak terlalu jauh berbeda dengan dunia teater yang selama ini di tekuninya.
“Melihat layang-layang di udara seperti melihat pentas sebuah teater,” ujar
Sari, “Seperti halnya teater yang bisa mempengaruhi orang, layang-layang pun
bisa melakukannya.” Festival layang-layang di pulau dewata pada tahun 1992
adalah momen pertama yang membuat salah satu pemeran dalam lakon Republik
Bagong tersebut jatuh hati pada layang-layang.
(Dari
Berbagai Sumber)
|
Nama
:
Sari Sabda
Bhakti Madjid
Lahir
:
Jakarta, 25 Februari
1962
Profesi
:
Aktris Teater,
Manajer Panggung,
Sekretaris Perhimpunan
Layang-layang Indonesia,
Anggota Komisi Teater DKJ periode
(2006 – 2009 & 2009-2012)
|