|
Aktor Teater
Tarida Gloria
Tarida Gloria sudah lama mencuat dalam lakon-lakon teater Koma seperti Sandiwara Para Binatang, Sam Pek Eng Tay, Segi Tiga Emas, Konglomerat Burisrawa, Wanita Parlemen dan Suksesi. Hanya saja ketika grupnya gagal mementaskan lakon Opera Kecoa di Jepang ia termasuk personil yang ikut lemes. Padahal katanya, Ia dan kawan-kawan sudah bersemangat banget, pokoknya sudah siap banget,ujar Ida. Tapi apa mau dikata, ia toh akhirnya mengamini kenyataan itu dengan lapang dada.
Ida yang
nama komplitnya Tarida Gloria Rambe Mondowiduro memang tidak Cuma primadona
teater. Setidaknya di luar kesenian
ia juga seorang karyawati yang baik. Ini dimulai
ketika ia bekerja sebagai sekretaris di Chase Manhattan
Bank,
Tarida Gloria, boleh jadi satu contoh bahwa kesuburannya justru membawa namanya membubung sebagai aktris, terutama aktris Teater Koma, pimpinan N. Riantiarno, sebuah kelompok yang pernah memilih ngaso dari kegiatan pentas selama dua tahun. Lantas bagaimana dengan nasib sang primadona teater ini adalah sebuah pertanyaan wajar yang bermunculan bagi pecandu teater.
Tidak Cuma teater
saja yang menyokong nama Tarida Gloria melambung. Sebagai seniman panggung, ia tidak begitu
kesulitan terlibat dalam kegiatan akting film. Paling tidak
ia terlibat pula dalam sejumlah film komersial seperti, film
Memang ada perbedaan peran manakala ia terlibat dalam dunia seni baik dalam film maupun teater Kalau dalam teater ia mendapat peran sentral sementara dalam film ia, cukup sebagai pemeran pembantu. Namun karena kecanggihan aktingnya sosok Tarida tetap mempunyai kesan istimewa di mata penontonnya.
Strategi akting di atas bobot tubuh yang berat itulah yang membuat banyak orang terkesima akan kemampuannya. Apa yang dilakukan Ida dalam berkesenian memang menyiratkan pada kepercayaan diri yang kuat. Malah dalam keadaan seperti itu, ia mengaku tetap bergerak, apa saja. Perlu keseimbangan yang terlatih agar tidak repot beraktivitas, misalnya lewat senam, katanya. Dalam keadaan seperti itu, Ida memang mengesankan orang sibuk.
Setelah namanya mencuat sebagai bintang teater, sinetron dan film ia malah menambah kesibukannya dalam usaha showbiz. Untuk menjaga keseimbangan dan kebugaran tubuhnya ia juga berlatih bela-diri seperti Judo. Ia tercatat pemegang sabuk coklat.
Aktris dan penyanyi
Tarida Gloria meninggal dunia di West Side Olympic
Hospital (WSOH), (Dari Berbagai Sumber)
|
Nama : Tarida Gloria Rambe Mondowiduro
Lahir :
Wafat : 16 April 1999
Pendidikan : ASMI (1979)
Profesi : Aktris Teater dan Film
Filmografi
: Pendekar
Liar (1982), Senjata
Rahasia Nona (1983), Perceraian (1985), Gantian Dong (1985), Semua Karena Ginah (1985), Jejaka-Jejaka
(1985), Jangan Kirimi Aku Bunga
(1986), Jodoh Boleh Diatur (1988), Bercinta
Dalam Mimpi (1989), Cinta Punya Mau (1989), Jakarta-Kuala
Lumpur (1990), Zig-Zag
(1991), Plong/Naik
Daun (1991), Salah Pencet (1992), Salah Masuk (1992), Tahu Beres (1993)
|